Sabtu, 28 Januari 2017

Petualangan Jodi #2

Sebelumnya <<<<<<<<<    

 Setelah mereka meletakan pohon itu di dekat gubug dekat dengan danau Iyan pergi meningalkan teman teman dan pergi ke rumah untuk mengambil alat alat untuk memotong pohon yang biasanya di pakai Iyan dan teman temannya untuk memotong pohong di dekat kebun yang tak terawat.selang waktu menunggu Jodi dan Alex membuka baju mereka dan merendamkan badan mereka yang sudah kepanasan, "sambil nunggu Iyan mending renang deh,hehehe" celoteh Jodi, "enak kali ya ngrendem panas panas gini" tambah Alex.15 menit mereka menunggu dan Iyan pun datang,"alat alat yang biasa kita pakai cuma ada kapak yang kecil, gimana ini?" tanya Iyan ke teman temannya yang sedang berenang. "yaudah gapapa yang penting bisa buat motong pohon itu biar gampang di bawa nanti ke rumah" jawab Alex. mereka opun langsung memotong pohon yang tadi mereka potong. Jodi pun langusng mengambil kapak yang tadi di bawa oleh Iyan,"sini biar aku potong" kata jodi sambil menghampiri Iyan. Iyam dan Alex pun duduk di gubung dan melihat Jodi memotong pohon itu. setelah memotong beberapa bagian pohon tadi Alex langsung mencari akar pohon untuk mengikat potongan potongan pohon tadi.setelah potongan pohon tadi di rasa cukup di bawa per orang mereka pun mengotong potongan pohon tadi ke rumah Alex yang jaraknya tidak terlalu jauh dari danau.
 
 Sesampainya di rumah Alex,mereka menuu kandang kuda yang rusak. "ini sih cukup buat nambal pembatas Lex" kata Iyan sambil mengukur pembatas yang rusak."bentar aku ambil gergaji dulu" Alex pun mengambil gergaji."Yan kamu keluarin kuda nya dulu ya, biar ga ke ganggu pas kita benerin pembatasnya" kata Jodi "siap ndral". mereka pun langsung mengerjakan pekerjaan setelah Alex mengambil gergaji,"nah kan lumayan kan,dari pada yang tadi, kudanya bisa masuk sana sini" kata Iyan. Iyan dan Jodi pun pulang. Di perjalanan Iyan dan Jodi banyak bercerita tentang pohon kurcaci. "jangan jangan pohon yang kita pakai tadi pohon kurcacu ya Jod." kata Iyan "jangan asal bicara ah.mana ada pohon kurcaci tumbang di pinggir danau." jawab Jodi "iya sih,tapi apa kamu ga penasaran,kenapa pohon sebesar itu bisa tergotong ringan?" tanya Iyan kembali "iya sih,tapi masa iya sih?" mereka banyak bercerita tan berkhayal tentang pohon kurcaci itu. dan menambh semangat mereka untuk melakukan explore ke dalam hutan dan mencari kebenaran tentang pohon kurcaci.
     Keesokan harinya Iyan dan Jodi berkumpul di tempat biasa. "Alex mana? kok ga ada Jod?" tanya Iyan "ga tau juga Yan,coba kita ke rumahnya" jawab Jodi."ke rumahnya coba aja..".mereka berdua pun langsung pergi ke rumah Alex,dan melihat Alex sedang ke binggungan."hai Lex,sedang apa kamu di sana? kenapa muka kamu kebingungan begitu?" tanya Iyan. "eh kalian,eng.... ini,,,,gimana ya??" jawab Alex terbata bata"ada apa sih lex? tanya Iyan lagi."kalo ada apa apa cerita aja Lex" tambah Jodi yang ikut kebingungan. "anu Yan,Jod...kudaku hilang 1.kuda yang kemarin kamar nya kita betuli."HAH HILANG??" Jodi dan Iyan kaget."Jangan jangan dugaan ku bener Jod!!!" teriak Iyan ke Jodi."ha,Kok bisa gini sih?" Jodi pun iokut panik."kalian ngomongin apa?aku ga tau,dugaan apa Yan?" tanya Alex kepanikan "jadi gini,kamrin kita waktu jalan pulang ngobrol kecil,dan ga sengaja kepikiran kalo pohon yang kita buat pembatas itu pohon kurcaci yang sering kita bicarain" kata Iyan "Ha?jadi kuda aku di makan kurcaci ?" Kata Alex ketakutan. "mending kita selidikin dulu aja ,bener nga kayu itu dari pohon kurcaci." . Mereka pun langsung pergi ke tempat kamar kuda yang kemarin mereka perbaiki. "ga ada apa apa kan? kok bisa hilang? apa iya kayu makan kuda?" tanya Iyan. "gimana kalo kita langsung pergi ke hutan ,dan cari pohon kurcaci di sana.mungkin kita bisa dapet jawaban,atau kita bisa dapet kuda Alex yang hilang." kata Jodi menenangkan Alex."yaudah besok kita berangkat,aku takut kalo kudaku benar bunar di makan kayu kurcaci itu" mereka pun pulang dan menyiapkan alata alat untuk explore ke dalam hutan.
     Fajar telah tiba,dan mereka berkumpul di tempat biasa dan di waktu yang telah mereka janjikan."ok semua udah siap pergi ke hutan?" tanya Jodi."siap,ayo langsung ke hutan aja Jod" jawab Alex terburu buru."tenang Lex tenang,kita bakal dapet kuda kamu lagi!" kata Iyan menenangkan Alex yang sudah tak sabar mencari kudanya yang hilang."ok sebelum nya kira doa dulu.dan pastikan semuanya siap".setelah mereka siap merekapun pergi ke dalam hutan .di tengah perjalanan Jodi merasakan ada sesuatu yang ganjal. "coba cek lagi alat alat kalian, ada yang kurang atau tidak" tanya Jodi "ga ada Jod,lengkap seperti biasanya" Jawab Iyan. "ayo lanjut Jod Yan" kata alex mendorong temanya.
     Malam hampir tiba,mereka pun membangun tenda di samping pohon yang lumayan besar." nah waktunya buat api unggun nih" kata iyan sambil mengeluarkan peralatan untuk membakar kayu kyu kering."jod kamu bawa apa aja buat di makan?" tanya Alex "Bentar aku keluarin dulu,tadi sih aku udah bawa ikan ." jawab Jodi. "mana sini aku bakar sama daging ayamku" saut Alex " cuma segini sih,tapi kaya cukup buat malem ini" tambah jodi sambil memberi ikanya ke Alex "Buat besok kita makan apa ya Yan?" tanya jodi ke iyan yang sibuk membuat api unggun. "gampang,nanti kita cari kelinci hutan atau hewan yang kita liat besok" jawab Iyan.mereka pun menyiapkan makan yang akanb mereka santap untuk malam itu, ketekika mereka makan,terdengar suara aneh dari ke jauhan Jodi dan teman temanya pun langsung mengecek bunyi apa tersebut. "bunyi apa itu ya tadi?" tanya Alex "kayaknya cuma hewan aja yang kaget liat api kita" jawab Iyan. "iya mungkin, bisa aja" jawab Alex."tapi mungkin itu juga bukan hewan.kita harus hati hati,dari kita berangkat prasaan ku ga enak" mereka pun langusng pulang ke tenda mereka, namum terjadi kesulitan untuk mencari tenda mereka."kenapa api unggun yang kita buat nga ada?" tanya Iyan "coba kita cari di sekitar sini,kayaknya ga jauh dari sini" jawab Jodi. mereka pun mencari tenda mereka di tengah hutan yang gelap, hanya bermodal obor kecil yang di bawa oleh Iyan saat akan pergi menuju suara aneh dari jauh tadi."Nah ini tenda kita,kok bisa gelap gini sih?" terial Alex yang menemukan tenda mereka."kok aneh ya , kenapa api unggun kita mati tiba tiba" Heran Jodi."jod coba cek barang kita.mungkin aja ada orang yang mengikuti kita dari awal kita brangkat." kata Iyan.merekapun mengecek barang mereka masing masing yang tersimpan di dalam tenda."nga ada yang hilang.gimana barang barang kalian?" tanya Alex kepada teman temannya "aman kok ga ada yang hilang" jawab Iyan.Alex pun masih terbingung apa yang telah terjadi."kayaknya cuma prasaan aku aja yang ga enak." Kata Jodi kepada dirinya sendiri.Jodi Alex dan Iyan membagi jadwal tidur mereka untuk berjaga jaga di sekitar tenda untuk mencegah hal hal yang tidak di inginkan.
      Ke esokan harinya mereka pun terbangun.mereka pun keluar tenda dan terkejut apa yang telah mereka lihat."kenapa bisa pohon itu tumbang?bukanya kemarin pohon itu berdiri kokoh?" tanya alex tak percaya dengan apa yang dia liat."mungkin benar ada yang sedang aneh dengan hutan ini" jawab Iyan. merekapun membereskan peralatan yang mereka buat tenda itu."lebih baik kita berfikir positif aja dulu.ingat tujuan kita di sini mencari kebenenaran dari pohon kurcai dan mencari kuda Alex.niat kita positifkan?" Saut Jodi kepada teman temannya.mereka pun melanjutkan perjalanan dengan percaya diri setelah menengar perkataan Jodi tadi.di tengah perjalanan Alex tidak sengaja melihat bayangan di belakang teman temanya yang lewat begitu cepat "kayaknya bener ada yang mengikuti kita" bisik ALex kepada teman temannya "siapa lex?" tanya Iyan ketakutan "kita lanjut jalan aja,jangan takut,kita ber 3" jawab Jodi memantapkan teman temanya kembali. merekapun melanjutkan perjalanan.beberapa langkah dari prasaan Alex tendang bayangan,muncul seekor kelinci kecil tepat di kaki alex.dan alex pun teriak ketakutan "TOLONG..." Jodi dan Iyan yang melihat kawannya terkaget itu pun tertawa terpingkal."hahaha itu bayangan yang kamu liat tadi ya Lex?" ledek Iyan melihat temanya yang ketakutan."aku ga takut,cuma kaget saja.masa aku takut sama seekor kelinci ?" balas Alex dengan wajah malu.mereka pn melanjutkan perjalanan.
      Setelah sampai di gerbang desa Jodi pun merasakan hal yang sama ketika ia akan opergi ke hutan."prasaankutidak enak lagi" kata Jodi,"ada apa lagi Jod?mungkin itu cuma prasaan kamu yang kelaparan karna belum makan dari tadi kan?mending kita cepat pulang ke rumah masih masing." saut Iyan ke Jodi.merekapun mpulang ke rumah masing masing untuk ber istirahat,Keesokan harinya mereka pun berkumpul di tempat biasa mereka berkumpul. Sama seperti kemarin Alex tidak ada di tempat mereka berkumpul itu. , "Alex ga ada lagi?" tanya Jodi " mungkin ia kena marah ayahnya Jod" jawab Iyan "mending kita pergi ke rumahnya,gimana?" tanya Jodi kembali."ayo,aku jadi ga enak sama Alex" kata Iyan "kenapa gitu Yan?" tanya Jodi kembali "gimana ya?habis ke hilangan kuda,kita malah ngajak dia pergi ke hutan bersama kita." jawab Iyan "iya sih.tapi lebih baik kita segera ke rumah Alex untuk memastikan kedaanya."  .mereka pun langsung pergi ke rumah Alex.setelah sampai di rumah Alex,Jodi dan Iyan terdiam sejenak dan tak percaya apa yang mereka lihat. mereka melihat sesuatu yang mereka cari di hutan dan benda itu ada tepat di depan mata mereka.Alex pun tersenyum kepada ke dua temanya itu.bagai mana tidak?kuda Alex yang hilang sudah ada di tangan ALex kembali "Loh kok bisa sih Lex?" tanya Jodi. "ternyata waktu kita ke hutan,kuda ini sudah ada di rumah." jawab Alex. "kok bisa? siapa yang mencurinya?kurcaci kan?" tany Iyan . "bukan yan.semua ini ke salah kamu!!" jawab Alex dengan nada tinggi. "kok gitu sih?aku salah apa?!" tanya Iyan kembali dengan nada yang sam tinggi. "kamu kan yang kemarin menaruh kuda ku di luar saat membetulkan kandang kuda?!" tanya Alex dengan nada tnggi lagi. "hah?di luar?" tanya balik dari iyan."loh?jadi waktu kemarin kita membetulkan kandang itu,kmau lupa menaruh kudanya kembali yah Yan?" tanya jodi sambil memnengkan kedua temanya."waktu kita membetulkan kamu menyuruhku untuk mengeluarkan kuda itu kan Jod,tapi aku juga lupa menaruh kembali kuda itu." jawab Iyan dengan nada yang lebih halus. "kamu mulai ingat kembali kan?" tanya Alex dengan nada yang halus "iya Lex maafin aku,aku lupa menaruh kuda itu kembali.maafkan aku juga jod." kata Iyan sambil memelas."saat mau masuk dan keluar hutan prasaanku tak enak,sekarang aku tau.ini penyebab prasaaanku yang menganjal.tapi tak usah di ributkan.bukannya kita sudah melakukan explore yang kita inginkan itu.semuanya ga ada yang sia sia kan.cuma kita harus lebih teliti saat melakukan sesuatu.lebih baik kamu tidak usah berburu buru dari pada melupakan sesuatu Yan." kata Jodi . "iya jod , kamu benar juga."
     Setelah hari itu mereka pun melakukan explore kembali ke dalam hutan.1 minggu 2 minggu 3 minggu telah berlalu.dan al hasil mereka selalu pulang dengan tangan kosong.namun suatu hari mereka kembali pergi ke hutan dan tak sengaja melihat bayangan kurcaci kecil dari ke jauhan.merekapun langsung berlari mendekatinya dan mereka tidak melihat kurcaci itu,melainkan mereka menemukan seekor kelinci hutan yang sedang makan.mereka tak menyerah dan melakukan pencarian pohon kurcaci itu terus menerus hingga pencarian yang mereka lakukan ini berbuah hasil.


#TAMAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar